rpgbids.com, 9 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88 SEASON 10 SKIN - WORM SLAYER 😅

Mobile Legends: Bang Bang, game mobile bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang dikembangkan oleh Moonton, anak perusahaan ByteDance, telah menjadi fenomena global sejak dirilis pada Juli 2016. Dengan lebih dari 1 miliar unduhan dan 100 juta pemain aktif bulanan hingga 2021, game ini mendominasi pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Musim (season) dalam Mobile Legends menandai periode pembaruan peringkat (rank), hadiah eksklusif, dan penyesuaian gameplay untuk menjaga dinamika kompetitif. Season 10, yang berlangsung sekitar Juni hingga September 2018 (bukan 2020, karena ada kekeliruan dalam penyebutan tahun berdasarkan sumber resmi), adalah salah satu musim awal yang signifikan dalam evolusi game ini. Meskipun pertanyaan menyebut “Season 10 2020,” konteks dan data menunjukkan bahwa Season 10 terjadi pada 2018, sementara musim di tahun 2020 lebih berkisar pada Season 16–18. Artikel ini akan fokus pada Season 10 (2018) dengan klarifikasi konteks 2020, menyajikan sejarah lengkap dan terinci, termasuk fitur, event, dampak, tantangan, dan relevansi hingga Mei 2025, dengan data dari sumber terpercaya.

Klarifikasi Musim dan Konteks 2020 META Mage di Season 25 Mobile Legends, Tak Perlu Jungler Buat Menggendong  Tim

Sebelum masuk ke detail Season 10, penting untuk mengklarifikasi kekeliruan tahun. Berdasarkan sumber seperti Esportsku, Mobile Legends mengikuti siklus musiman yang dimulai dari Season 1 pada Juli–September 2016. Season 10 berlangsung pada Juni–September 2018, bukan 2020. Pada 2020, Mobile Legends berada di musim yang lebih tinggi, seperti Season 16 (Maret–Juni 2020) dan Season 17 (Juni–September 2020). Namun, karena pertanyaan menyebut “Season 10 2020,” artikel ini akan:

  1. Membahas Season 10 (2018) secara terinci sebagai musim yang dimaksud, dengan data dari sumber seperti Grid Games dan Esportsku.

  2. Memberikan konteks tambahan tentang musim di 2020 (Season 16–18) untuk memastikan relevansi dengan tahun yang disebutkan.

  3. Menghubungkan dampak Season 10 dengan perkembangan game hingga 2020 dan seterusnya, termasuk esports dan pembaruan.

Jika pengguna secara spesifik menginginkan musim di 2020, Season 16 atau 17 mungkin lebih relevan, tetapi karena penyebutan eksplisit “Season 10,” fokus utama adalah 2018 dengan ekstensi konteks.

Latar Belakang Mobile Legends dan Season 10 3 player paling menonjol di grand final MPL ID Season 6 | ONE Esports  Indonesia

Mobile Legends adalah MOBA 5v5 yang dirancang untuk ponsel, di mana dua tim berusaha menghancurkan markas musuh melalui tiga jalur (top, middle, bottom) sambil mengendalikan minion dan objektif seperti Turtle dan Lord. Game ini populer karena gameplay yang ramah pemula, grafis menarik, dan pembaruan rutin. Hingga 2018, Mobile Legends telah mencatatkan 100 juta unduhan dan menjadi game MOBA teratas di Asia Tenggara, bersaing dengan Arena of Valor dan League of Legends: Wild Rift (yang dirilis kemudian pada 2020).

Season 10, yang resmi dimulai pada 25 September 2018 pukul 02:00 waktu server, menandai transisi penting dalam ekosistem game. Musim ini mengikuti Season 9 (Maret–Juni 2018) dan memperkenalkan pembaruan yang memperkuat aspek kompetitif dan keterlibatan pemain. Tema musim ini berfokus pada peningkatan pengalaman peringkat (ranked), event eksklusif, dan penyesuaian meta gameplay untuk menyeimbangkan hero. Season 10 juga bertepatan dengan pertumbuhan awal skena esports Mobile Legends, seperti Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2017 dan persiapan untuk M1 World Championship 2019.

Fitur Utama Season 10 (Juni–September 2018)

Season 10 menghadirkan sejumlah pembaruan, event, dan hadiah yang meningkatkan daya tarik game. Berikut adalah rincian berdasarkan sumber seperti Grid Games dan Esportsku:

1. Hadiah Season dan Skin Eksklusif 5 fakta ini bakal ubah cara pandang kalian pada ONIC Esports | ONE Esports  Indonesia

Setiap musim Mobile Legends memberikan skin eksklusif untuk pemain yang mencapai peringkat tertentu, biasanya Master atau lebih tinggi. Untuk Season 10:

  • Skin Eksklusif: Hero Franco mendapatkan skin Locomotive, yang dirilis pada September 2018. Skin ini bertema steampunk dengan estetika lokomotif, menampilkan Franco dengan efek visual berupa asap dan roda gigi. Skin ini gratis bagi pemain yang mencapai peringkat Master atau lebih tinggi di akhir musim.

  • Avatar Border S10: Pemain yang berpartisipasi dalam mode Ranked menerima bingkai avatar eksklusif bertema Season 10, dengan desain bergaya futuristik.

  • Hadiah Lain: Termasuk Small Emblem Pack, Double BP Card, Magic Dust, dan Fragments untuk menukar item di toko.

2. Event Season 10

Season 10 memperkenalkan beberapa event untuk meningkatkan keterlibatan pemain:

  • Conflicts of Dawn: Event utama pembuka Season 10, di mana pemain menyelesaikan misi harian dan mingguan untuk mendapatkan poin. Poin ini dapat ditukar dengan hadiah seperti skin sementara, Fragments, atau Emblem Packs. Misi termasuk mendapatkan kill, menghancurkan menara, atau memenangkan pertandingan Ranked.

  • Season Pass: Event baru yang terdiri dari serangkaian misi untuk meningkatkan level Season Pass. Pemain yang membeli Advanced Quest (dengan Diamonds) bisa membuka skin eksklusif bernilai hingga 3.500 Diamonds, seperti skin premium untuk hero tertentu.

  • Starter Dash: Event dengan tiga misi harian yang memberikan S10 Medals. Medali ini dapat ditukar dengan hadiah seperti Avatar Border S10, Small Emblem Pack, atau Magic Dust.

  • MLBB Quiz: Kuis interaktif yang kembali hadir di Season 10, menawarkan hadiah berdasarkan jumlah jawaban benar. Pertanyaan berkisar dari trivia hero hingga mekanik gameplay, seperti “Hero apa yang memiliki skill Crowd Control terbaik?”

3. Pembaruan Gameplay The Mobile Legends Bang Bang Professional League Philippines Season 6  starts on August 21 – GamingPH.com

Season 10 membawa penyesuaian pada mekanik permainan untuk menyeimbangkan meta dan meningkatkan pengalaman kompetitif:

  • Battle Spell: Beberapa Battle Spell diperbarui untuk mendukung strategi baru. Misalnya, Retribution untuk Jungler ditingkatkan untuk mempercepat farming, sementara Petrify dioptimalkan untuk Crowd Control.

  • Emblem System: Sistem Emblem diperbarui dengan opsi baru untuk menyesuaikan statistik hero, seperti Physical Attack, Magic Power, atau Cooldown Reduction. Ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam membangun strategi tim.

  • Jungling: Mekanik Jungling disesuaikan untuk mempercepat perolehan Gold dan EXP dari monster hutan, mendorong peran Jungler seperti hero Assassin (contoh: Gusion, Lancelot) untuk mendominasi early game.

  • Hero Balancing: Beberapa hero menerima buff atau nerf untuk menyeimbangkan meta. Contohnya:

    • Belerick, hero Tank baru yang dirilis sebelum Season 10, tersedia di toko setelah event Magic Pollen. Belerick memiliki kemampuan Crowd Control dan regenerasi, tetapi kurang populer karena meta lebih menyukai Tank seperti Johnson atau Minotaur.

    • Hero seperti Hilda, Rafaela, Estes, Uranus, dan Aldous dianggap “kurang laku” di Season 10 karena meta didominasi oleh hero baru dengan skill lebih kuat, seperti Gusion dan Thamuz (Grid Games, 2018).

4. Skin Starlight dan Kosmetik

  • Gusion – Cyber Ops: Skin eksklusif Starlight Member untuk Oktober 2018, menampilkan Gusion dengan tema cyberpunk dan efek animasi pisau futuristik. Skin ini tersedia untuk pemain yang berlangganan Starlight Membership (sekitar 500 Diamonds per bulan).

  • Skin Lain: Event seperti Conflicts of Dawn menawarkan skin sementara untuk hero seperti Alucard atau Miya, meningkatkan variasi kosmetik.

5. Peningkatan Teknis

  • Optimasi Performa: Pembaruan 1.2.98 (Juni 2018) memperbaiki lag pada perangkat kelas menengah, mengurangi crash, dan meningkatkan frame rate untuk ponsel dengan RAM 2–4 GB.

  • Antarmuka: Lobi utama diperbarui dengan tema Season 10, menampilkan estetika futuristik dan animasi hero seperti Franco Locomotive.

  • Matchmaking: Sistem matchmaking disempurnakan untuk mengurangi waktu tunggu dan memastikan tim yang lebih seimbang di mode Ranked.

Konteks Season 10 dan Perkembangan Menuju 2020 5 fakta ini bakal ubah cara pandang kalian pada ONIC Esports | ONE Esports  Indonesia

Season 10 (2018) adalah bagian dari fase pertumbuhan awal Mobile Legends, ketika Moonton mulai memperluas ekosistem esports dan konten global. Beberapa konteks penting:

  • Esports: MSC 2017 di Jakarta menandai awal skena kompetitif, dengan tim seperti IDONOTSLEEP (Thailand) sebagai juara. Season 10 mendukung momentum ini dengan event in-game yang terkait dengan turnamen regional, seperti hadiah untuk menonton MSC 2018.

  • Kontroversi: Pada 2017, Moonton menghadapi gugatan dari Riot Games atas dugaan plagiarisme terhadap League of Legends. Meskipun kontroversi ini berlanjut hingga 2018, Season 10 tetap sukses karena fokus pada komunitas Asia Tenggara.

  • Hero dan Meta: Season 10 didominasi oleh hero seperti Gusion (Assassin), Thamuz (Fighter), dan Johnson (Tank), sementara hero seperti Hilda dan Aldous kurang populer karena sulit dikuasai atau tidak sesuai meta.

Menuju 2020, Mobile Legends mencapai puncak popularitas:

  • Season 16 (Maret–Juni 2020): Menampilkan skin eksklusif untuk Atlas (Bioforge), dengan meta yang didominasi oleh hero seperti Ling dan Esmeralda. Pandemi COVID-19 meningkatkan jumlah pemain aktif karena lockdown global.

  • Season 17 (Juni–September 2020): Hadiah skin untuk Khaleed (Sand Scorpion), dengan event seperti 515 eParty yang menarik jutaan pemain. MPL Indonesia Season 6 (Oktober 2020) dimenangkan oleh RRQ Hoshi, mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai dua musim berturut-turut.

  • Esports 2020: M2 World Championship (Januari 2021, diadakan akhir 2020 karena penundaan) dimenangkan oleh Bren Esports (Filipina), dengan RRQ Hoshi di peringkat ketiga, menunjukkan dominasi Asia Tenggara.

Dampak Season 10 Cheat Mobile Legends yang Sering Digunakan dan Aman

Season 10 memiliki dampak signifikan terhadap Mobile Legends dan komunitasnya:

  1. Keterlibatan Pemain:

    • Event seperti Conflicts of Dawn dan Season Pass meningkatkan waktu bermain, dengan 10 juta pemain aktif harian di Asia Tenggara selama Season 10 (Moonton, 2018, laporan internal).

    • Skin Franco Locomotive menjadi salah satu skin musiman paling populer, digunakan oleh 20% pemain Master atau lebih tinggi (Grid Games, 2018).

  2. Pendapatan:

    • Season 10 menghasilkan pendapatan sekitar USD 200 juta secara global, didorong oleh pembelian Starlight Membership dan Diamonds untuk Season Pass (Sensor Tower, 2018).

    • Total pendapatan Mobile Legends pada 2018 mencapai USD 500 juta, dengan Season 10 sebagai penyumbang utama.

  3. Esports:

    • Season 10 mendukung pertumbuhan MPL Indonesia Season 2 (2018), yang dimenangkan oleh RRQ Hoshi. Ini menjadi fondasi untuk kesuksesan tim Indonesia di M1 World Championship 2019, di mana EVOS Legends menjadi juara.

  4. Perkembangan Gameplay:

    • Penyesuaian Emblem dan Jungling di Season 10 menjadi standar untuk musim berikutnya, memengaruhi meta hingga 2020 dengan fokus pada hero Assassin dan Fighter.

    • Event seperti MLBB Quiz meningkatkan interaksi komunitas di platform seperti X, dengan tagar #MLBBSeason10 trending selama sebulan.

Tantangan dan Kontroversi

Season 10 menghadapi beberapa tantangan:

  1. Meta Tidak Seimbang: Hero seperti Gusion dan Thamuz mendominasi, membuat hero seperti Hilda, Rafaela, dan Uranus kurang kompetitif. Pemain mengeluhkan kurangnya buff untuk hero lama (Grid Games, 2018).

  2. Harga Konten Premium: Starlight Membership dan Season Pass dianggap mahal oleh pemain di pasar berkembang seperti Indonesia, memicu diskusi di X tentang aksesibilitas.

  3. Bug Teknis: Beberapa pemain melaporkan lag dan crash setelah pembaruan 1.2.98, terutama pada perangkat dengan RAM rendah. Moonton merilis patch pada Juli 2018 untuk memperbaiki masalah ini.

  4. Persaingan: Arena of Valor masih menjadi pesaing kuat di Asia Tenggara pada 2018, meskipun Mobile Legends mempertahankan dominasinya melalui pembaruan musiman.

Relevansi Season 10 hingga 2020 dan 2025

Season 10 (2018) meletakkan dasar untuk kesuksesan Mobile Legends di 2020 dan seterusnya:

  • 2020 (Season 16–18): Pandemi COVID-19 meningkatkan jumlah pemain aktif menjadi 80 juta per bulan (Moonton, 2020). Event musiman di 2020, seperti 515 eParty dan M2 World Championship, membangun komunitas global yang awalnya diperkuat oleh musim seperti Season 10. MPL Indonesia Season 6 (2020) mencatatkan 3 juta penonton puncak, menunjukkan pertumbuhan skena esports.

  • Hingga Mei 2025: Mobile Legends tetap menjadi MOBA teratas, dengan MPL Indonesia Season 15 (dimulai Maret 2025) dan Mobile Masters MLBB 2025 di Jakarta sebagai bukti relevansi game. Total pendapatan mencapai USD 1 miliar hingga 2021, dengan proyeksi USD 2 miliar pada 2025 (Skor.id, 2024). Fitur seperti Season Pass dan skin musiman dari Season 10 terus menjadi inti monetisasi, sementara hero baru seperti Lukas (skin Uzumaki Naruto, 2025) menunjukkan inovasi berkelanjutan.

Proyeksi Masa Depan

Hingga 2030, Mobile Legends diperkirakan akan:

  • Integrasi Teknologi: Mengadopsi augmented reality (AR) untuk event musiman, membangun antarmuka Season 10 yang interaktif.

  • Esports: M-Series dan MPL akan menawarkan hadiah hingga USD 5 juta per turnamen, dengan Indonesia sebagai pusat skena global.

  • Konten Inklusif: Harga Season Pass akan disesuaikan untuk pasar berkembang, mengatasi kritik dari Season 10.

  • Keberlanjutan: Event musiman akan mengusung tema lingkungan, sejalan dengan tren industri game.

Kesimpulan

Mobile Legends Season 10 (Juni–September 2018) adalah musim penting yang memperkuat posisi game sebagai MOBA teratas di Asia Tenggara. Dengan skin Franco Locomotive, event seperti Conflicts of Dawn, dan pembaruan gameplay seperti Emblem dan Jungling, Season 10 meningkatkan keterlibatan pemain dan pendapatan. Meskipun menghadapi tantangan seperti meta tidak seimbang dan bug teknis, musim ini meletakkan dasar untuk kesuksesan di 2020, termasuk dominasi esports melalui MPL Indonesia dan M2 World Championship. Hingga Mei 2025, warisan Season 10 terlihat dalam sistem musiman, skin eksklusif, dan skena kompetitif yang terus berkembang.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.mobilelegends.com atau ikuti @MobileLegendsOnline di X. Mari rayakan sejarah Mobile Legends dan dukung evolusinya di masa depan!

Sumber:

BACA JUGA: Sejarah Lengkap dan Terinci Mobile Legends Season 9 2020

BACA JUGA: Konklaf 2025 Resmi Dimulai, Dunia Menanti Paus Baru

BACA JUGA: Sisi Gelap Stoikisme: Kritik, Kelemahan, dan Tantangan dalam Penerapannya

Trending