rpgbids.com, 8 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), sebuah game mobile bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang dikembangkan oleh Moonton, telah menjadi fenomena global sejak dirilis pada Juli 2016. Dengan lebih dari 1 miliar unduhan dan pendapatan US$1 miliar hingga 2021, MLBB mendominasi pasar game mobile, terutama di Asia Tenggara. Salah satu elemen kunci kesuksesan MLBB adalah pembaruan musiman (seasonal updates) yang memperkenalkan fitur baru, hero, skin, dan perubahan meta untuk menjaga permainan tetap segar dan kompetitif. Season 9 2020 adalah salah satu musim penting dalam sejarah MLBB, berlangsung dari sekitar Juli hingga September 2020, di tengah pandemi COVID-19 yang meningkatkan popularitas game mobile. Artikel ini menyajikan analisis profesional, mendalam, dan terperinci tentang Season 9 2020, mencakup konteks, fitur utama, perubahan gameplay, hero dan skin baru, dampak pada komunitas, turnamen esports, serta warisannya dalam ekosistem MLBB.
Latar Belakang Mobile Legends dan Sistem Musiman

1. Asal Usul Mobile Legends
Mobile Legends: Bang Bang dirilis pada 11 Juli 2016 untuk Android dan 9 November 2016 untuk iOS oleh Moonton, anak perusahaan ByteDance. Game ini mengadaptasi konsep MOBA klasik seperti Dota 2 dan League of Legends untuk perangkat mobile, menawarkan pertandingan 5v5 yang cepat (10–30 menit) dengan kontrol analog yang ramah pengguna. Pemain mengendalikan hero dengan peran (role) seperti Tank, Fighter, Assassin, Mage, Marksman, dan Support, bertarung untuk menghancurkan markas musuh sambil mempertahankan markas sendiri di tiga jalur (top, middle, bottom).
MLBB mempertahankan popularitasnya melalui pembaruan musiman, yang diatur melalui sistem Ranked Season dan Season Pass. Setiap musim, yang berlangsung sekitar 2–3 bulan, membawa perubahan meta, skin eksklusif, dan hadiah untuk pemain yang mencapai peringkat tinggi. Season 9 2020 adalah bagian dari siklus tahunan kedua MLBB (mengikuti Season 8 yang berakhir sekitar Juni 2020), dirilis di tengah tantangan global pandemi COVID-19.
2. Konteks Season 9 2020
Season 9 2020 berlangsung dari Juli hingga September 2020, bertepatan dengan pembaruan patch utama (kemungkinan Patch 1.4.94 atau sekitarnya, berdasarkan siklus pembaruan Moonton). Musim ini dirilis di tengah pandemi COVID-19, yang menyebabkan lockdown global dan meningkatkan popularitas game mobile. MLBB mencatatkan peningkatan pemain aktif bulanan hingga 100 juta pada 2020, dengan pendapatan melonjak karena pembelian in-game seperti diamonds untuk skin dan Season Pass.
Season 9 mengikuti Season 8 (April–Juni 2020), yang memperkenalkan skin eksklusif seperti Estes “White Crate.” Musim ini bertujuan untuk menyegarkan gameplay setelah kritik komunitas bahwa meta Season 8 didominasi oleh hero tertentu (seperti Esmeralda dan Khufra). Season 9 juga bertepatan dengan persiapan turnamen besar seperti MPL Indonesia Season 6 dan M2 World Championship, menjadikannya periode krusial untuk meta kompetitif dan keterlibatan pemain.
Fitur Utama dan Konten Season 9 2020

Season 9 2020 menghadirkan sejumlah fitur, hero, skin, dan perubahan gameplay yang memengaruhi pengalaman pemain dan meta kompetitif. Berikut adalah rincian terperinci:
1. Tema dan Estetika
Meskipun MLBB tidak selalu memiliki tema musiman yang eksplisit seperti PUBG Mobile, Season 9 2020 menonjolkan estetika heroik dan petualangan, tercermin dalam skin dan event. Tema ini berfokus pada kekuatan hero baru dan skin eksklusif yang menggambarkan keberanian dan mitologi, seperti skin Franco “Loco Motive,” yang dirilis pada 25 September 2020 sebagai hadiah Season 9.
-
Latar Visual: Lobby dan antarmuka Ranked Mode diperbarui dengan elemen futuristik dan dinamis, seperti efek api dan petir, untuk mencerminkan intensitas musim kompetitif.
-
Event Tematik: Event seperti “Summer Carnival” dan “Seasonal Login Rewards” menawarkan skin sementara, battle points (BP), dan diamonds untuk meningkatkan keterlibatan selama musim panas.
Dampak: Estetika ini menciptakan suasana kompetitif yang memotivasi pemain untuk mengejar peringkat tinggi, terutama dengan hadiah skin eksklusif.
2. Skin Eksklusif Season 9: Franco “Loco Motive” 
Setiap musim MLBB memberikan skin eksklusif untuk pemain yang mencapai peringkat Master atau lebih tinggi. Season 9 memperkenalkan skin Franco “Loco Motive”, dirilis pada 25 September 2020:
-
Desain: Skin ini mengubah Franco, hero Tank/Support, menjadi konduktor kereta api dengan tema steampunk. Franco mengenakan mantel konduktor dengan topi dan kacamata, dengan palu besar yang menyerupai alat lokomotif.
-
Efek Visual: Efek skill seperti Iron Hook menampilkan rantai berlapis uap, sementara Fury Shock memiliki animasi ledakan mesin. Ultimate Bloody Hunt menunjukkan Franco menginjak tanah dengan efek rel kereta.
-
Signifikansi: Ini adalah skin Season pertama untuk Franco, setelah skin Starlight dan Special Masterchef. Skin ini menjadi simbol prestise bagi pemain yang mencapai peringkat tinggi.
Dampak: Skin “Loco Motive” sangat populer karena desainnya yang unik dan relevansi Franco dalam meta Tank/Support, mendorong pemain untuk grinding Ranked Mode.
3. Pembaruan Gameplay dan Meta 
Season 9 2020 membawa perubahan signifikan pada meta melalui penyesuaian hero, item, dan mekanisme permainan. Berdasarkan patch notes dari periode tersebut (Patch 1.4.94 hingga 1.5.16), berikut adalah sorotan utama:
-
Penyesuaian Hero:
-
Buff: Hero seperti Lancelot (Assassin) dan Kimmy (Marksman/Mage) menerima peningkatan damage dan cooldown untuk meningkatkan viabilitas mereka. Lancelot, misalnya, mendapat pengurangan cooldown pada Puncture untuk mendukung gaya bermain agresif.
-
Nerf: Hero yang mendominasi Season 8, seperti Esmeralda (Mage/Tank) dan Khufra (Tank), mendapat pengurangan damage atau durability untuk menyeimbangkan meta. Esmeralda, yang dikenal karena kemampuan mencuri shield, menjadi kurang overpowered.
-
Rework: Hero seperti Miya (Marksman) menerima pembaruan visual dan mekanis kecil untuk meningkatkan daya tarik, dengan fokus pada attack speed dan mobility.
-
-
Perubahan Item:
-
Item seperti Blade of Despair dan Endless Battle disesuaikan untuk menyeimbangkan burst damage dan sustain di late game.
-
Pengenalan atau penyesuaian item roaming seperti Courage Mask untuk memperkuat peran Support dalam meta.
-
-
Mekanisme Permainan:
-
Penyesuaian jungle untuk mempercepat farming bagi hero Jungle seperti Assassin dan Fighter, mendorong meta berbasis gank awal.
-
Peningkatan gold dari minion untuk mempercepat scaling Marksman di Gold Lane.
-
Optimalisasi matchmaking untuk mengurangi waktu tunggu di Ranked Mode, terutama untuk peringkat tinggi seperti Mythic.
-
-
Meta Kompetitif:
-
Meta Season 9 berfokus pada komposisi tim yang seimbang, dengan Tank/Support seperti Franco dan Angela menjadi kunci untuk inisiasi dan crowd control.
-
Hero hyper-carry seperti Lancelot, Ling, dan Kimmy mendominasi di Jungle dan Gold Lane, sementara Mage seperti Chang’e dan Harith unggul di Mid Lane.
-
Strategi split push dengan hero seperti Masha dan Sun juga populer di peringkat tinggi.
-
Dampak: Perubahan ini menciptakan meta yang lebih dinamis, mendorong keragaman strategi dan mengurangi dominasi hero tertentu seperti di Season 8.
4. Hero Baru dan Rework 
Season 9 2020 bertepatan dengan pengenalan beberapa hero baru dan rework hero lama, meskipun beberapa hero dirilis di patch sebelum atau sesudah musim ini. Berdasarkan timeline 2020:
-
Hero Baru:
-
Yu Zhong (Fighter, dirilis Juni 2020): Hero dengan role Fighter yang berubah menjadi naga melalui ultimate Black Dragon Form. Yu Zhong menjadi populer di Season 9 karena sustain tinggi dan burst damage, cocok untuk EXP Lane.
-
Khaleed (Fighter, dirilis Agustus 2020): Hero bertema gurun dengan skill Sand Walk yang memberikan mobility tinggi. Khaleed mendominasi EXP Lane karena kemampuan gank dan durability.
-
-
Rework Hero:
-
Miya: Menerima pembaruan visual pada model 3D dan efek skill, dengan penyesuaian attack speed untuk memperkuat peran Marksman.
-
Alucard: Penyesuaian kecil pada Fission Wave untuk meningkatkan lifesteal di late game, membuatnya lebih kompetitif sebagai Fighter/Assassin.
-
Dampak: Yu Zhong dan Khaleed memperkaya meta Fighter, memberikan opsi baru untuk EXP Lane dan Jungle. Rework Miya dan Alucard meningkatkan popularitas hero klasik di peringkat rendah hingga menengah.
5. Event dan Kolaborasi
Season 9 2020 menghadirkan event in-game untuk meningkatkan keterlibatan pemain:
-
Summer Carnival: Event musiman dengan misi seperti “Mainkan 5 pertandingan Ranked” atau “Dapatkan 10 kill” untuk hadiah seperti diamonds, tickets, dan skin sementara.
-
Seasonal Login Rewards: Pemain yang login setiap hari selama musim menerima BP, fragments, dan kesempatan memenangkan skin premium.
-
Event Kolaborasi: Meskipun kolaborasi besar seperti MLBB x Jujutsu Kaisen terjadi kemudian, Season 9 menawarkan event regional di Indonesia, seperti kemitraan dengan operator seluler untuk bonus diamonds.
Turnamen Esports:
-
MPL Indonesia Season 6 (Agustus–Oktober 2020): Turnamen utama di Indonesia, dimenangkan oleh RRQ Hoshi, yang mencetak sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai MPL dua musim berturut-turut. Season 9 menjadi dasar meta untuk MPL, dengan hero seperti Yu Zhong dan Franco sering dipilih.
-
M2 World Championship (persiapan): Season 9 memengaruhi strategi tim menjelang M2 pada Januari 2021, yang dimenangkan oleh Bren Esports (Filipina).
Dampak: Event ini meningkatkan retensi pemain, sementara turnamen MPL memperkuat ekosistem esports MLBB di Indonesia.
Konteks dan Dampak Season 9 2020
1. Konteks Industri Game 2020
Season 9 dirilis di tengah persaingan sengit dalam genre MOBA dan battle royale:
-
PUBG Mobile: Mendominasi genre battle royale dengan pembaruan seperti Season 14 (Juli 2020), menarik perhatian pemain kasual.
-
Call of Duty: Mobile: Bersaing dengan MLBB melalui mode multiplayer dan battle royale, dengan unduhan 250 juta pada 2020.
-
League of Legends: Wild Rift: Dirilis pada Oktober 2020, menjadi ancaman baru untuk MLBB karena grafis superior dan basis penggemar League of Legends.
Pandemi COVID-19: Lockdown global meningkatkan waktu bermain game mobile. MLBB memanfaatkan tren ini dengan event online dan turnamen seperti MPL Season 6, yang digelar secara virtual untuk mematuhi pembatasan sosial.
2. Dampak pada Komunitas Pemain
-
Engagement Pemain: Skin Franco “Loco Motive” dan hero baru seperti Yu Zhong mendorong pembelian diamonds dan partisipasi di Ranked Mode. Komunitas Indonesia, salah satu pasar terbesar MLBB, sangat antusias dengan event lokal.
-
Konten Kreatif: Streamer dan YouTuber seperti Jess No Limit dan Kimi Gaming mempopulerkan Season 9 melalui tutorial, gameplay, dan unboxing skin. Video tentang Yu Zhong dan Khaleed menarik jutaan penonton.
-
Komunitas Esports: MPL Season 6 menampilkan meta Season 9, dengan tim seperti RRQ Hoshi dan Alter Ego mendominasi menggunakan hero seperti Lancelot, Yu Zhong, dan Franco.
3. Kontroversi dan Tantangan
-
Balancing Issues: Beberapa pemain mengkritik meta awal Season 9 karena hero seperti Yu Zhong dianggap terlalu overpowered sebelum nerf di patch berikutnya.
-
Masalah Teknis: Lag dan crash dilaporkan pada perangkat low-end, meskipun Moonton merilis optimasi untuk mengatasinya.
-
Kontroversi Moonton: Isu lama tentang dugaan plagiarisme oleh Riot Games (2017–2018) masih memengaruhi persepsi sebagian komunitas global, meskipun tidak berdampak signifikan pada popularitas Season 9 di Asia Tenggara.
Analisis dan Signifikansi Season 9
1. Inovasi dan Daya Tarik
Season 9 berhasil mempertahankan daya tarik MLBB melalui:
-
Hero Baru: Yu Zhong dan Khaleed memperkaya meta Fighter, menawarkan gaya bermain agresif yang disukai pemain kompetitif.
-
Skin Eksklusif: Franco “Loco Motive” menjadi insentif kuat untuk grinding Ranked Mode, meningkatkan retensi pemain.
-
Balancing Meta: Penyesuaian hero dan item menciptakan meta yang lebih seimbang dibandingkan Season 8, mendorong keragaman strategi.
2. Dampak Ekonomi
-
Pendapatan: Season 9 berkontribusi pada pendapatan MLBB sebesar US$1 miliar pada 2021, dengan pembelian diamonds untuk skin dan Season Pass sebagai pendorong utama.
-
Pasar Indonesia: Indonesia, dengan komunitas MLBB terbesar di Asia, melihat peningkatan pembelian in-game dan sponsor untuk MPL Season 6, yang menarik merek seperti Shopee dan Telkomsel.
3. Pengaruh pada Esports
Season 9 membentuk meta untuk MPL Season 6, dengan hero seperti Yu Zhong, Lancelot, dan Franco menjadi pilihan utama. Kemenangan RRQ Hoshi, dipimpin oleh Alberttt sebagai MVP, menandai dominasi Indonesia di scene esports MLBB.
4. Warisan Season 9
Season 9 dikenang karena:
-
Pengenalan Yu Zhong dan Khaleed, yang tetap relevan di meta hingga 2025.
-
Skin Franco “Loco Motive,” yang menjadi koleksi berharga bagi pemain veteran.
-
Peran dalam memperkuat ekosistem esports MLBB menjelang M2 World Championship.
-
Keberhasilan menjaga popularitas MLBB di tengah pandemi dan persaingan dengan Wild Rift.
Studi Kasus: Pengaruh Season 9 di Indonesia
Indonesia, sebagai pasar terbesar MLBB, merespons Season 9 dengan antusiasme luar biasa:
-
Komunitas Pemain: Pemain di kota seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung aktif berpartisipasi dalam event Summer Carnival dan grinding untuk skin Franco “Loco Motive.”
-
Konten Kreator: Streamer seperti Oura dan Lemon (RRQ Hoshi) mempopulerkan Yu Zhong dan Khaleed melalui gameplay kompetitif, menarik jutaan penonton di YouTube dan Twitch.
-
MPL Season 6: Turnamen ini, berlangsung selama Season 9, menampilkan meta berbasis gank dan split push, dengan RRQ Hoshi mengalahkan Alter Ego di final. Alberttt, menggunakan hero seperti Lancelot dan Harith, menjadi MVP.
-
Dampak Ekonomi: Penjualan diamonds dan sponsor untuk MPL meningkat, dengan platform seperti UPOINT.ID melaporkan lonjakan top-up selama musim ini.
Analisis: Season 9 memperkuat posisi MLBB sebagai game MOBA terdepan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan esports dan ekonomi digital.
Rekomendasi untuk Musim Mendatang
Berdasarkan keberhasilan dan tantangan Season 9, berikut adalah rekomendasi untuk musim MLBB mendatang:
-
Balancing Berkelanjutan: Terus sesuaikan hero overpowered seperti Yu Zhong untuk menjaga meta yang seimbang.
-
Optimalisasi Perangkat: Tingkatkan performa untuk perangkat low-end, terutama di pasar seperti Indonesia.
-
Skin Inovatif: Hadirkan skin dengan tema lokal, seperti kolaborasi dengan budaya Indonesia (misalnya, wayang atau batik).
-
Event Komunitas: Libatkan pemain melalui voting untuk skin atau hero baru, meningkatkan rasa memiliki.
-
Esports Inklusif: Perluas turnamen regional seperti MDL untuk mendukung tim amatir.
-
Transparansi: Tingkatkan komunikasi dengan komunitas tentang patch notes dan perubahan meta untuk mengurangi kritik.
Kesimpulan
Season 9 Mobile Legends 2020, berlangsung dari Juli hingga September 2020, adalah periode penting dalam sejarah MLBB yang ditandai dengan pengenalan hero baru (Yu Zhong, Khaleed), skin eksklusif Franco “Loco Motive,” dan perubahan meta yang menyeimbangkan gameplay. Dirilis di tengah pandemi COVID-19, musim ini memanfaatkan lonjakan pemain aktif untuk memperkuat dominasi MLBB di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Dengan event seperti Summer Carnival dan turnamen MPL Season 6, Season 9 tidak hanya meningkatkan keterlibatan pemain, tetapi juga memperkuat ekosistem esports MLBB.
Di Indonesia, Season 9 menjadi panggung bagi konten kreator dan tim esports seperti RRQ Hoshi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui pembelian in-game. Meskipun menghadapi tantangan seperti balancing dan masalah teknis, Season 9 meninggalkan warisan melalui hero dan skin ikonik yang tetap relevan hingga 2025. Seperti yang dikatakan oleh Justin Yuan, salah satu pendiri Moonton, “Mobile Legends adalah tentang komunitas dan semangat kompetisi.” Season 9 2020 mewujudkan semangat tersebut, menciptakan pengalaman epik di Land of Dawn untuk jutaan pemain di seluruh dunia.
Catatan: Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Mobile Legends (www.mobilelegends.com) atau ikuti akun media sosial @mobilelegendsgame. Data historis dapat diakses melalui situs seperti Esportsku.com atau laporan media seperti Tekno Liputan6.com.
BACA JUGA: India Serang Pakistan: Ledakan di Kashmir Tewaskan 3 Warga Sipil – Analisis Lengkap
BACA JUGA: Tips Disiplin Membangun Kebiasaan Baik dalam Diri Sendiri: Panduan Komprehensif
BACA JUGA: Masalah Sosial di Indonesia pada Tahun 1930-an: Analisis Komprehensif





